0

Obok-Obok Berhadiah Mesir

Posted in
Banyak kata banyak cerita tentang negara super sibuk ini dengan wisatawan yang berjubel banyaknya. Ini merupakan peluang besar bagi pribumi, bahkan devosito terbesar negara ini berada di sektor pariwisata.
Timbul pertanyaan, apakah negara ini begitu cantikkah hingga anak cucu adam dari berbagai belahan dunia rela mengeluarkan biaya berjuta-juta dan mengorbankan waktunya untuk dapat berkunjung ke negri pyramid ini?
Untuk segi kebersihan lingkungan mungkin kita dapat memberikan nilai "D" untuk Mesir, karena memang sulit bagi saya untuk menemukan daerah yang benar-benar terbebas dari sampah. Apalagi saya tinggal di kawasan asyir yang sangat padat penduduknya.
Di sana-sini bertebaran Sampah Pelastik bahkan di beberapa titik kita dapat memandang bebas tumpukan sampah dari pedagang-pedagang pasar, ini bukan karena pemerintah yang kurang perhatian akan masalah kebersian loh sob, karena terbukti setiap pagi sebelum aktivitas dimulai para pahlawan sampah berseragam hijau sudah menyebar di seluruh penjuru Mesir lengkap dengan peralatannya, sering saya memperhatikan mereka dan merasa iba pula bagaimana tidak mereka berjibaku untuk membersikan Mesir namun ratusan orangpun tak kala gesitnya mengotori Mesir.
Berbekal sapu panjang yang biasanya terbuat dari tangkai putik kurma, gerobak sampah serta dua lembar teriplek ukuran sedang mereka menyusuri jalanan dan tempat-tempat umum yang menjadi medan jihad mereka, namun kesadaranlah yang terpenting saat ini, kesadaran bagi seluruh masyarakat Mesir untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, kesadaran seluruh masyarakat Mesir bahwa kebersihan menjadi wajah bagi negara mereka.
Bahkan sudah menjadi rahasia dan motto banyak orang bahwasanya "Kullu Ardin Mazbalaah, wa kullu jidarin Hamam" setiap daratan adalah tong sampah dan setiap dinding sebagai WC :D inilah permasalahan terbesar bagi hati kecilku. negara Islam yang faham agama namun belum bisa menerapi nilai-nilai keIslamannya.
Aku berjanji bagi mereka-mereka yang aku temukan di saat berjalan dan membuang sampah pada tempatnya maka aku akan memberinya sebuah hadiah dariku, karena Mesir milik kita bersama kawan

0 komentar: